
hmmmm...ntah kenapa akhir2 ini kog jadi susah tidur ya?
rasanya hanya karena kebiasaan aja. Tiap hari selalu tidur di atas jam 3 subuh...oughhh....its not good i think..
but its happened almost everynite..
Biasa nya ada 3 penyebab aku mengalami ini :
1. Karena banyak "pikiran" (yang sebenarnya pikiran ga penting spt masalah cinta, teman, pergumulan, dan kawan2nya itu *__*) jadi banyak pikiran yg tersirat di benakku dlm waktu yg bersamaan. Otak ga bisa istirahat..mana bisa tidur y to??
2. Karena memang udah kebiasaan, its just like "sugesti". Kalo aku kebiasaan tidur jam tiga maka akan tersugesti di malam2 berikutnya aku akan tidur jam 3 juga. huhu..T__T.. Jadi ketib2 sendirian sm klepek2 di atas kasur mpe berjam-jam...zzzzzzzzz.....
3. Karena kebanyakan nyantol dengan dunia "ONLINE"..hehe...gara-gara kembalinya internet di kamarku membuat aku jadi kecanduan maen..Ya FB, twitter, dan teman2nya termasuk skrg lg demen update blog. hoho...
Sebenernya, menurut Wikipedia Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun. Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif. Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur. Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.
Efek Insomnia
Sebuah survei dari 1,1 juta penduduk di Amerika yang dilakukan oleh American Cancer Society menemukan bahwa mereka yang dilaporkan tidur sekitar 7 jam setiap malam memiliki tingkat kematian terendah, sedangkan orang-orang yang tidur kurang dari 6 jam atau lebih dari 8 jam lebih tinggi tingkat kematiannya. Tidur selama 8,5 jam atau lebih setiap malam dapat meningkatkan angka kematian sebesar 15%. Insomnia kronis - tidur kurang dari 3,5 jam (wanita) dan 4,5 jam (laki-laki) juga dapat menyebabkan kenaikan sebesar 15% tingkat kematian. Setelah mengontrol durasi tidur dan insomnia, penggunaan pil tidur juga berkaitan dengan peningkatan angka kematian.
Ya ampun, berati aku bukan termasuk insom. Tapi kebiasaan cara tidur aja. Ngeri ah klo mpe harus minum pil tidur segala. Bisa2 berakhir kayak Michael Jackson ya to.. Apalagi hasil survey membuktikan adanya dampak kematian bagi orang yang kurang tidur maupun kelebihan tidur..
Hmmm...kalo gitu hrs sesegera mungkin merubah pola tidur nih. Demi kesehatan bersama (maksutku kesehatanku lah).
Oke2.. sekarang waktu menunjukkan pukul 12.35 am.. dan itu tandanya aku harus bergegas tidur. Jangan lebih dari jam 3 subuh lagi...hiiii.....
bobo2x.....gud slippp....nice drimzzz....mumumuwaaaaahhh....huehe...^o^//
Tidak ada komentar:
Posting Komentar